Kenapa Gaya Santai Itu Keren (serius tapi santai)
Aku percaya: gaya santai itu bukan soal malas berpakaian, melainkan memilih dengan sadar. Pagi-pagi aku sering berdiri di depan lemari sambil minum kopi, menimbang antara midi dress yang pas atau jeans yang setia. Dua benda itu selalu menang. Kenapa? Karena keduanya nyaman, cepat, dan tetap kelihatan rapi. Fashion santai itu soal investasi: kamu pilih beberapa item yang berkualitas, lalu kombinasikan terus-menerus sampai terasa seperti “dirimu”.
Ada yang bilang gaya santai bikin terlihat biasa saja. Menurutku, justru sebaliknya. Simplicity itu elegan. Sebuah kaus putih yang pas di badan, celana high-waist, dan sepatu kets—langsung beres. Tambah aksesori kecil seperti hoop earrings atau scarf kecil dan kamu sudah punya cerita. Gaya yang mudah diulang setiap pagi tanpa drama itu menyelamatkan mood.
Skincare Simpel: Bukan Mitos
Aku dulu ikutan banyak tren skincare: toner, essence, sheet mask saban malam—senang sih, tetapi melelahkan. Sekarang aku lebih mudeng kulitku. Rutinitas pagiku singkat: cuci muka, serum ringan kalau perlu, moisturizer, dan sunscreen. Itu saja. Sunscreen selalu jadi non-negotiable. Bahkan waktu buru-buru, aku sempat melongo sambil cari sunscreen karena takut kusam. Percaya deh, kulit yang terlindungi itu bikin make up dan outfit terlihat lebih oke.
Untuk produk, aku suka yang multifungsi. Misalnya pelembap yang ada SPF atau serum vitamin C yang cepat meresap. Kalau lagi belanja online untuk item simpel seperti linen top atau aksesori nyaman, aku pernah nemu beberapa pilihan bagus di dilamsa—bahannya adem dan motifnya gampang dipadu-padankan. Tipku: pilih produk yang terasa enak di kulit dan nggak bikin ritualmu tambah rumit. Skincare itu harus jadi bagian dari gaya hidup, bukan beban.
Rutinitas Pagi yang Bikin Hidup Lebih Ringan
Pagi yang baik itu dimulai dari hal kecil. Alarm kuatur lebih awal 20 menit agar nggak terburu-buru. 20 menit itu cukup buat cuci muka, sikat gigi, dan baca 5 menit jurnal kecil tentang apa yang pengin dicapai hari itu. Aku juga selalu isi botol minum dulu—hidrasi pagi penting agar kulit dan mood oke.
Kalau ada waktu lebih, aku jalan kaki 10 menit. Udara pagi yang masih sejuk, lampu jalan, bau kopi dari warung sebelah; itu momen yang menenangkan. Baju yang aku pilih biasanya sudah siap di gantungan semalam sebelumnya. Trik kecil: siapkan satu “paket andalan”—misal blazer ringan, celana kain, dan loafers—itu cukup buat meeting mendadak atau brunch santai. Rutinitas yang sederhana membawa keteraturan yang bikin hari terasa ringan.
Tips Quick-Fix Fashion & Self-Care (nongkrong tapi berguna)
Kalau mau cepat tapi tetap oke, pakai trik ini: satu statement piece + dua item netral. Contoh: rok midi motif + kaos putih + sneakers. Atau blazer oversize + dress slip + sling bag. Jangan lupa bawa lip balm favorit—bibir yang lembap langsung bikin ekspresi lebih segar. Aku selalu simpan satu lip balm di tas dan satu di saku jaket karena sering lupa.
Untuk perawatan diri, aku nggak perlu spa tiap minggu. Cukup lakukan hal-hal kecil yang konsisten: tidur cukup, minum air, dan gerak sedikit setiap hari. Seminggu sekali aku lakukan face mask sambil nonton serial favorit—itu ritual yang sederhana tapi terasa mewah. Kadang juga aku ganti gaya rambut simpel: ikat kuncir rendah dengan jepit yang lucu. Detail kecil itu yang sering kali jadi mood booster.
Paling penting, jangan terlalu keras pada diri sendiri. Hari-hari ada yang rapi, ada yang berantakan, dan itu wajar. Gaya santai dan skincare simpel itu intinya memberi ruang buat kamu bernapas. Dengan pakai beberapa item andalan, skincare yang simpel, dan rutinitas pagi yang terencana, hidup sehari-hari bisa terasa lebih ringan—dan lebih asik dijalani.